1
Ringkasan Seminar Parenting tanggal 4 Feb 2018
🏁Tema: Peran Orang tua dan Guru dalam Mendidik Kids Jaman Now.
📚Nara Sumber : Dhanang Sasongko (Sekjen Komnas Perlindungan Anak) dan Ummi Luthfi (Founder Sahabat Pendidikan Anak).
Diringkas oleh :Hani Andriyani, Guru TKQ AlHakim,  http://alhakim.madrasah.id/

A.Tantangan Mendidik Anak Jaman Now
Generasi milenia atau generasi kedua anak yang lahir tahun 1995 sampai dengan saat ini. Untuk mendidik generasi milenia ini,orangtua dihadapkan pada 2 pilihan,yaitu Berinteraksi verbal /mengobral dengan anak atau membiarkan anak bermain gadget.
Pada jaman now, banyak jenis permainan bagi anak,seperti GTK,stick war,yang berpotensi mengganggu proses tumbuh kembang anak. Menurut informasi dari kak Dhanang,beberapa hasil observasi terhadap kasus anak di bawah 12 tahun yang melakukan pembunuhan dan pembullyan terhadap temannya adalah pelaku merupakan anak yang sudah kecanduan gadget sehingga anak tersebut mengalami ganggun jiwa atau perilaku menyimpang, namun demikian anak yang berusia dibawah 12 tahun tidaķ dapat dijerat pasal hukum pidana karena dikategorikan sebagai restorasi justicė.
Para pelaku perilaku menyimpang pada anak,ternyata memiliki keterkaitan erat antara peran orang tua dalam mendidik anak dengan karakter yang terbentuk.
Peran orangtua atau guru dalam mendidik kids jaman now yaitu dengan menjadikan minimal 2 hal sebagai berikut:
 1. Membuat suasana lingkungan belajar yang baik.
 2. Menjadi orangtua atau guru yang dirindukan anak.

B.Mengubah Tantangan Menjadi Peluang Keberhasilan Mendidik Anak Jaman Now.

Anak usia 0 sampai dengan 8 tahun adalah usia emas oleh karena itu peran orangtua adalah dengan memberi pondasi yang kuat dengan membangun akhlak atau karakter. Dengan terlebih dahulu memahami fitrah anak,contoh fitrah anak antara lain:
1. Suka corat coret tembok.
2. Bermain,termasuk bermain gadget.
3. Anak tidak takut berbuat salah.
4. Ingin mencoba segala hal.
5. Cepat bosan.

Setelah memahami fitrah, peran orangtua adalah memahami pola asuh dan menentukan pola asuh terbaik untuk kids jaman now, sebab kunci keberhasilan peran orang tua dan guru dalam mendidik kids jaman now adalah pemilihan pola asuh. Macam macam pola asuh adalah sebagai berikut:
1.Pola Asuh Otoriter, anak harus mengikuti seluruh peraturan yang ditetapkan tanpa kompromi.
2. Pola Asuh Permissive, orangtua terlalu memberikan keluluasaan terhadap anak, sehingga anak yang memegang peran mengatur orang tua.
3.Pola Asuh Cuek, pola asuh antara orang tua dan anak tidak mempedulikan satu dengan lainnya.
4. Pola Asuh Moderat,peran orangtua mengarahkan anak,memberikan alasan terhadap arahan tersebut sehingga anak dapat memahami mengapa harus melakukan hal tersebut tanpa harus "tertekan".

Masing masing pola asuh diatas akan membentuk karakter anak,sehingga orang tua berperan menentukan pola pola asuh sesuai karakter yang ingin ditumbuhkan dalam diri anak.
Perlu diingat,didiklah anak anak kita sesuai jamannya. anak jaman now tidak terlepas dari gadget maupun alat digital lainnya.maka pada prinsipnya kids  jaman now tidak dilarang untuk bermain gudget,namun kita sebagai orangtua dapat berperan menetapkan adab adab bergadget dengan sanksi yang diketahui anak apabila dilanggar maka diberikan sanksi untuk tidak bermain gudget dalam durasi yang telah disosialisasikan kepada anak (seperti seminggu tidak boleh bermain gudget). Contoh adab gudget yang dapat diterapkan kepada kids jaman now,adalah sebagai berikut:
1.Jika terdengar adzan maka harus berhenti berinteraksi dengan gudget.
2. Jika dipanggil oleh orangtua namun anak tidak segera merespon yang disebabkan oleh interaksi anak dengan gadget,maka akan ada sanksi.
3. Jarak mata anak dengan gudget minimal 2 jengkal atau pada posisi duduk.
4. Pada saat posisi makan bersama, anak maupun orangtua tidak diperbolehkan menggunakan gadget agar tercipta komunikasi verbal dan kehangatan dalam keluarga.

Untuk membuat suasana anak bahagia jika berada dirumah,orangtua dapat berperan seperti berikut:
1.Anak jangan dikondisikan tertekan dalam keluarga,misalnya:orangtua menuntut anak berlebihan,seperti harus ranking 1.
2. Anak jangan terlalu sering diomelin agar anak bahagia.
3.Orangtua dan guru harus ingat bahwa semakin berat kita mendidik anak maka semakin besar langkah kita menuju surga.
4.Orangtua dan guru harus bersabar dan berusaha untuk lebih baik dalam hal perannya untuk menciptakan suasana hangat dalam keluarga maupun kelas.
5.Orangtua dan guru berperan aktif dalam menjaga ,melindungi  dan menumbuhkembangkan kodrat atau bakat anak.

C.SARAN DARI NARA SUMBER
Saran pertama:
Pada usia dini yang harus ditekankan dalam mendidik kids jaman now adalah:
1. Pembiasaan. Biasakan sholat,biasakan mencuci tangan sebelum makan dan pembiasaan positif konstruktif lainnya.
2. Kemandirian .

Saran kedua:
Didiklah anakmu sesuai jamannya,maka hendaklah orangtua berperan:
1. Perteguhlah adab anak.
2. Jangan ada pembiaran dari masyarakat apabila ditemukan perilaku yang menyimpang pada anak.

Saran ketiga:
Lihatlah bagaimana Rasullulah SAW mendidik anak anaknya, ternyata Rasullullah SAW tidak pernah menghukum anak anaknya karena anak anaknya selalu taat kepada perintah Allah SWT. Rasullulloh selalu mendoakan anak anaknya.
Cermati QS Annisa Ayat 9:"Dan hendaklah takut kepada Alloh orang orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak anak yang lemah,yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka.oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah SWT dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar".


Waallahu'alam bishowab.

Posting Komentar

  1. Hallo Selamat pagi,
    Salam hangat, Perkenalkan kami dari PT Hebros, perusahaan yang bergerak di bidang IT dan Jasa pemasangan serta Maintenance semua kamera CCTV indoor dan Outdoor (sesuai kebutuhan) yang berkantor di Jakarta Timur.
    Website : https://www.hebros.co.id
    Email : support@hebros.co.id

    BalasHapus

Pendidikan Akhlak dan Karakter Sebagai Pilar Utama Membentengi Generasi Islam

Nama Pelatihan                  : Seminar Pendidikan FKPQ Kabupaten  Karawang Keynote Speakers              : Kepala Kemenag Kabupaten K...

 
Top